Selasa, 08 Januari 2013

Re: [DIKBUD] Re: Mendikbud: Tanpa RSBI, Tetap Belajar, Ortu Tak Perlu Khawatir

 


Pernyataan Mendikbud M. Nuh ini merupakan ancaman bagi supremasi hukum. Konsekuensi putusan MK ini jelas: bubarkan RSBI/SBI.

"Belajarnya tetap." Tetap dengan bahasa asing yg menihilkan jati diri bangsa? Tetap dengan menerapkan kastanisasi? Tetap dengan melakukan diskriminasi? Tetap dengan melanggar Konstitusi Negara?

Semestinya, Mendikbud menyatakan komitmen mentaati perintah hukum hasil putusan MK dan siap membubarkan RSBI/SBI. Siswa harus terus belajar tanpa RSBI/SBI.

Kita akan lihat dalam satu dua hari ini apakah Mendikbud adalah orang yang suka Membangkang atau tunduk dan menghormati hukum???

Habe

Revolusi Putih: Mengganyang Kebodohan, Mencerdaskan Bangsa!!

From: "Satria Dharma" <satriadharma2002@yahoo.com>
Sender: DIKBUD@yahoogroups.com
Date: Tue, 8 Jan 2013 21:36:22 +0000
To: Dikbud Milis<dikbud@yahoogroups.com>
ReplyTo: DIKBUD@yahoogroups.com
Cc: Sukemi<qemi@yahoo.com>; Hendarman Anwar<Hendarman_Anwar@yahoo.com>; Windu Nuryanti<wiendu@gmail.com>; Totok Suprayitno<totok.suprayitno@kemdiknas.go.id>
Subject: [DIKBUD] Re: Mendikbud: Tanpa RSBI, Tetap Belajar, Ortu Tak Perlu Khawatir

 

"...Belajarnya tetap. Guru juga harus tetap semangat. Tanpa RSBI, juga bisa jadi lebih baik," kata Nuh..."

+ I love this...! Itu sangat betul Pak Nuh.
Ayo Pak Nuh... Kita bisa bikin program yg JAUH LEBIH BAIK dan tidak melanggar konstitusi seperti program RSBI...!
Kami SELALU bersedia membantu jika diinginkan.

Salam
Satria Dharma
http://satriadharma.com/

From: Andi Muhammad Yasin
Sender: ikatanguruindonesia@yahoogroups.com
Date: Tue, 8 Jan 2013 22:03:02 +0700
To:
ReplyTo: ikatanguruindonesia@yahoogroups.com
Subject: [IGI] Mendikbud: Tanpa RSBI, Tetap Belajar, Ortu Tak Perlu Khawatir

 

Mendikbud: Tanpa RSBI, Tetap Belajar, Ortu Tak Perlu Khawatir
http://edukasi.kompas.com/read/2013/01/08/19280553/Mendikbud.Tanpa.RSBI.Tetap.Belajar.Ortu.Tak.Perlu.Khawatir

JAKARTA, KOMPAS.com - Pascadikabulkannya gugatan atas kasus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta agar sekolah tidak terpengaruh dan tetap mempertahankan kualitas pendidikan yang ada.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa semangat untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada tiap jenjang pendidikan tidak boleh menurun meski status sekolah RSBI sudah tidak lagi menempel. Untuk itu, tidak perlu ada kekhawatiran dengan keluarnya putusan ini.

"Tetap saja bagi orang tua tidak perlu khawatir, anak tetap sekolah seperti biasa. Belajarnya tetap. Guru juga harus tetap semangat. Tanpa RSBI, juga bisa jadi lebih baik," kata Nuh saat jumpa pers pasca putusan MK atas pembatalan RSBI, di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Selasa (8/1/2013).

Ia juga menambahkan bahwa kementerian juga tetap memiliki semangat untuk mendorong sekolah yang punya kesempatan menjadi sekolah baik dengan memberikan hibah. Pemberian hibah ini juga didasarkan pada kinerja masing-masing sekolah.

"Jadi block grant ini nanti bisa diubah jadi semacam hibah bagi sekolah yang mampu meningkatkan dan mempertahan kualitas," jelas Nuh.

Seperti diketahui, sekolah RSBI ini berhak menerima subsidi dari pemerintah berbentuk dana block grant. Namun seiring dengan dicabutnya status RSBI, maka dana block grant ini rencananya akan dialihkan dalam bentuk hibah kompetisi.

"Nantinya bisa jadi di sekolah menengah dan dasar ada hibah itu sehingga bisa jadi berkualitas," tandasnya.

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (2)
Recent Activity:
Sekolah Bahasa Jepang Pandan College 021-2727-2511
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar